Agen Togel Online Indonesia Terpercaya | - Pangerantoto.com

Bandar togel online, Togel Hongkong Singapura Terbaik Teraman & Terpercaya. Hasil Togel Hongkong, Singapura, MGM, Damascus, Hainan, Denmark, Bahama, Oregon

Breaking

Sabtu, 03 Maret 2018

Maret 03, 2018

Polisi ke Driver Ojek Online: Pakai GPS Sambil Nyetir Kami Tilang

Polisi ke Driver Ojek Online: Pakai GPS Sambil Nyetir Kami Tilang

 Jakarta - Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagara menegaskan pihaknya akan menilang para pengemudi ojek online (online) yang kerap kali membuka GPS atau pu HP saat berkendara. Menurut Halim, aktivitas itu melanggar aturan dalam berkendara. 

"Penggunaan GPS atau HP itu dilarang, sudah ada ketentuannya dalam pasal 106. Kami akan tilang," kata Halim saat menghadiri acara launching sistem penerbitan izin aplikasi online di Pintu Masuk CFD, Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (4/3/2018).

Menurut Halim menggunakan telepon genggam (HP) saat berkendara dapat mengganggu konsentrasi. Hal ini sesuai dengan UU Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 106.



Adapun isi Pasal 106 Ayat 1 adalah:

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Sedangkan sanksi terhadap pelanggar akan dikenai hukuman penjara tiga bulan atau denda sebesar Rp 750 ribu. Hal ini tercatat dalam Pasal 283 yang menyebutkan: 

"Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).
Maret 03, 2018

Ayu Ting Ting Siap Jadi Pendamping Hidup Raffi Ahmad

Ayu Ting Ting Siap Jadi Pendamping Hidup Raffi Ahmad

 Jakarta - Di antara Billy Saputra, Enji, Shaheer Sheikh, dan Raffi Ahmad, siapakah yang dipilih Ayu Ting Ting? Dengan tegas, pelantun 'Sik Asyik' itu memilih Raffi Ahmad.

Momen itu terekam dalam program Raffi Billy and Friends di Trans TV yang tayang Sabtu (3/3/2018). Di program dengan tagline 'No Censor No Edit' itu, Raffi dan Billy menjadi host.

Di episode pertama, Raffi dan Billy menyambangi rumah Ayu Ting Ting di Depok, Jawa Barat. Dan di salah satu perbincangan yang terjadi, Billy memberi pertanyaan untuk Ayu.

"Raffi sama Billy, pilih mana," tanya Billy.



"Raffi," jawab Ayu cepat.

"Enji Raffi pilih mana," lanjut Billy.

"Raffi," jawab Ayu.

"Shaheer (Sheikh) Raffi?" tanya Billi lagi.

"Raffi," jawab Ayu mantap.



Billy pun tertawa mendengar jawaban Ayu. Dan mendadak, Raffi ikut bertanya kepada Ayu Ting Ting.

"Kalau kamu sekarang aku tanya, kamu mau nggak jadi pendamping hidup aku," tanya Raffi.

"Kalau lo udah sendiri mah ayo," jawab Ayu.

Maret 03, 2018

Jaga Aset Berharga, 'Dribble' Pamela Safitri Diasuransikan

Jaga Aset Berharga, 'Dribble' Pamela Safitri Diasuransikan

Payudara menjadi aset berharga bagi Pamela Safitri, salah satu personil Duo Serigala yang dikenal dengan goyang "Dribble"nya.
Untuk menjaga aset tersebut, Pamela kerap merawatnya agar tetap sehat.
"Nambah sih engga. Lebih dijaga aja. Ada perawatan yang bikin kita menjaga dribble (payudara) kita biar tetap kenyal," ungkap Pamela saat ditemui Grid.ID di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat, (2/2/2018).
Selain merawat, Pamela juga mengasuransikan payudaranya agar tetap aman apabila terjadi gangguan atau hal yang tidak diinginkan.
"Dari label kita udah dribble-nya diasuransiin. Cuma payudaranya aja karena kan Duo Serigala terkenalnya dribble-nya jadi diasuransiin dribble-nya."
"Karena kita kan nyanyinya itu kayak dribble ya. Kalau misalnya penontonnya pengin megang atau nggak sengaja nyakar atau lagi perform ketiban apa ini (payudara)nya kan jadi kita asuransiin," jelas Pamela.
Pamela pun mengaku ada penonton yang ingin memegang payudaranya yang berukuran besar itu namun tidak berhasil.
"Pernah waktu itu ada yang mau pegang dribble-nya. Tapi kena lengan aku, jadi luka biru-biru. Rambut dijambak. Ada orang iseng ingin nyolek dribble-nya," ucap Pamela.
Alih-alih risih, Pamela malah bangga dengan payudara besar yang dimilikinya.
"Risih engga. Bangga, Alhamdulillah bersyukur. Banyak yang bilang ingin seperti aku. Terus dia operasi. Kalau Pamela kan istilahnya alami emang keturunan udah besar tanpa operasi," lanjutnya.
Namun, dirinya sempat merasa risih saat orang lain mengarahkan pandangan ke payudaranya bukan kepada wajahnya saat pertama kali bertemu.

Jumat, 02 Maret 2018

Maret 02, 2018

Jokowi Bisa Kalah Bila Salah Pilih Cawapres

Jokowi Bisa Kalah Bila Salah Pilih Cawapres
 Jakarta - Elektabilitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai tak tersaingi pada Pilpres 2019. Namun Jokowi disebut bisa kalah bila salah memilih cawapres.

"Menurut kami, Capres 2019 memang Pak Jokowi tidak ada lawannya. Untuk mencari wakilnya yang benar-benar bisa mendampinginya untuk menarik suara penting," kata Ketua DPP LSM Jaringan Mandiri Nasional (Jaman), Sulistyani dalam diskusi bertema 'Jokowi Pilpres dan Kita' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/3/2018).

Beberapa kritik terhadap Jokowi datang dari sektor ekonomi. Untuk itu, Sulis menyarankan agar Jokowi memilih pendamping yang kuat di sektor tersebut. 


"Para narasumber bilang bahwa persoalan ekonomi belum tuntas. Nampaknya ya (cawapres Jokowi) harus paham soal ekonomi supaya bisa PDIP 70 persen tercapai," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago menyebut Jokowi berpotensi kalah jika salah mengkalkulasi cawapres. "Kalau Jokowi salah mengkalkulasi cawapres ideal maka dia berpotensi kalah," tuturnya dalam kesempatan yang sama.

"Maka kalau salah mengambil (pasangan) bisa bunuh diri kalau salah menggandeng cawapres," sambungnya.


Sebelumnya, Jokowi menjelaskan sudah membahas kriteria cawapresnya nanti. Saat disinggung terkait nama cawapres, ia sempat menyebut nama Ketum Golkar Airlangga Hartarto, yang saat itu berada di sampingnya.

"Di dekat saya sekarang ada Pak Airlangga," kata Jokowi tersenyum saat ditanya wartawan siapa cawapres yang akan mendampinginya, Selasa (27/2).

Kamis, 01 Maret 2018

Maret 01, 2018
Cupi Cupita, Punya Goyang Anti Narkoba tapi Terciduk BNN

 Jakarta - Cupi Cupita tengah menjadi buah bibir. Tiba-tiba saja, pedangdut seksi itu menyerahkan diri ke BNN.

Hingga saat ini, belum diketahui narkoba jenis apa yang dikonsumsi Cupi Cupita. Hal yang mengejutkan bahkan ia ternyata punya lagu dengan judul 'Goyang Anti Narkoba'.

Lagu itu kini viral. 'Goyang Anti Narkoba' disuguhkan dengan lirik yang sederhana, menyampaikan pesan untuk menjauhkan diri dari barang haram itu.


Musik yang terdengar begitu identik dengan lagu-lagu yang sering dibawakan Cupi Cupita. Dengan alunan koplo bercampur musik elektronik, lagu itu memang memancing pendengarnya bergoyang.

Cupi Cupita memang bukan nama baru di panggung dangdut. Ia bahkan pernah digadang sebagai pengganti Ovi di Duo Serigala.
Maret 01, 2018

Getaran Gempa Padang Sidempuan Dirasakan Warga Sibolga dan Tapteng

Getaran Gempa Padang Sidempuan Dirasakan Warga Sibolga dan Tapteng
 SAHABATPANGERAN
 Guncangan gempa yang diketahui berpusat di sekitar Mandailing Natal, Sumatera Utara, Kamis (1/3/2018) pagi pukul 08:35 WIB, dirasakan cukup kuat oleh masyarakat yang tinggal di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga.

Ibu Lidia Sitompul warga Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah mengaku cukup kaget karena kuatnya guncangan gempa yang dirasakannya. Sembari menggendong cucunya, ia lari dari rumah menyelamatkan diri.

Ia mengatakan bahwa merasakan ada goyangan, dan berselang beberapa detik langsung disusul guncangan yang kuat. Ia beserta keluarga lainnya keluar dari rumah dan berteriak gempa-gempa.

"Kami cukup trauma setiap terjadi gempa, mengingat Tapteng pernah dilanda gempa waktu musibah tsunami Nias beberapa tahun lalu," katanya.

Selain warga yang berada dalam rumah berhamburan, para pekerja juga tampak panik dan lari dari dalam kantor seperti yang terjadi di kantor keluarahan Pandan.

Hasil update analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi itu terletak pada koordinat 0,91 lintang utara dan 98,63 bujur timur tepatnya di laut pada jarak 37 km arah barat daya Kota Singkuang, Kabupaten Mandailing Natal pada kedalaman 98 km.

Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG berupa guncangan yang dirasakan di beberapa daerah.

Mulai Aek Godang, Padang Sidempuan, Panyabungan, Sibuhuan, Gunung tua, Sipirok, Sibolga dalam skala intensitas II SIG-BMKG (III-IV MMI), Nias, Lubuk Basung, Pariaman dan Pasaman I SIG-BMKG (II MMI).

Guncangan gempa bumi ini belum berpotensi menimbulkan kerusakan yang jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi.
Maret 01, 2018

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Lampung Hingga Mei



BANDARLAMPUNG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi di atas normal masih akan terjadi pada sejumlah wilayah di Provinsi Lampung pada Maret ini. Hujan lebat masih akan terjadi hingga April atau Mei mendatang.
Menurut Kasi Data dan Informasi BMKG Lampung Rudi Harianto, mewakili Kepala BMKG Lampung, atas prakiraan kondisi cuaca ekstrem itu hendaknya dapat diantisipasi secara dini oleh pemerintah daerah dan para pihak sehingga selalu mewaspadai terjadi bencana alam berupa banjir dan longsor pada sejumlah daerah. "Kami selalu sampaikan hasil prakiraan cuaca kepada para pihak yang berwenang, sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi yang diperlukan," katanya usai dialog pada sebuah televisi lokal, di Bandarlampung, Rabu (28/2).
Dia menyebutkan, banjir yang terjadi pada sejumlah daerah di Lampung beberapa hari ini, yaitu di Kabupaten Lampung Timur, Way Kanan, Lampung Tengah, dan Kota Metro antara lain terjadi karena dampak curah hujan di atas rata-rata. "Banjir itu terjadi pula pada beberapa daerah selama ini jarang kebanjiran seperti Kota Metro," ujarnya lagi.
BMKG memperkirakan, curah hujan tinggi di Lampung masih belum mencapai puncak hingga akhir Februari ini, dan dimungkinkan pada Maret masih bisa terjadi. Karena itu, semua pihak diminta mengantisipasi dan menyiapkan diri menghadapi bencana alam yang masih mungkin dapat terjadi di Lampung.
Banjir pada sejumlah wilayah di Lampung Tengah pada awal pekan ini, mengakibatkan sedikitnya enam korban meninggal dunia karena terseret air akibat banjir yang terjadi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung telah berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota daerahnya terkena banjir untuk penanganan korban, termasuk menyiapkan pengungsian dan logistik yang diperlukan.
Menurut informasi, pada Rabu kemarin, banjir umumnya telah mulai surut. Namun, masih terjadi genangan banjir di wilayah Kabupaten Lampung Timur, sehingga ratusan warga masih berada dalam pengungsian.